Pengalaman Ikut Rekrutmen PLN (SMA dan SMK)

chalkboard 620316 640
Pixabay

Rekrutmen PLN(Perusahaan Listrik Negara) setiap tahunnya selalu dibuka untuk umum baik tingkat S1,D3 ataupun tingkat SMA atau SMK.Banyak orang yang mengatakan bekerja di PLN bisa memperoleh yang lumayan dan cukup   jika dibanding dengan PNS biasa.Bekerja di PLN memang tidak semudah yang dipikirkan, bekerja di PLN memiliki resiko kerja yang sangat besar, karena bekerja di lingkungan bertegangan tinggi, tapi jangan khawatir semua pasti sudah di antisipasi pihak PLN.Jika mengikuti rekrutmen PLN dari pendidikan SMA/SMK maka akan ditugaskan sebagai “Tingkat Pelaksana” atau pekerja lapangan, selain perkembangan karir jika sudah diterima di PLN dari tingkat SMA/SMK tidak terlalu berkembang atau bisa dikatakan seperti itu saja.

Oke disini saya akan memaparkan pengalaman saya saat mengikuti seleksi Rekrutmen PLN, sebut saja nama saya X dan saya berasal dari salah satu kota di Sumatera.Here we goo

Seleksi Administrasi
Seleksi Administrasi disini cukup menguras biaya ketika harus membeli CV,print,photocopy,print,pasphoto,map dll.Ketika ingin menyusun administrasi untuk Rekrutmen PLN ini saya sangat ingat, pertama kalinya mengisi CV(Curiculum Vitae) dan harus nanyak-nanyak karena gak tau, bukan gak tau sih cuma kurang paham aja.Terus menulis surat lamaran gampang-gampang susah ada yang menulis pake tangan tapi saya langsung aja Print biar rapi dan gk repot.Mengurus surat keterangan berbadan sehat dan tidak buta warna, pertama saya mengurus surat berbadan sehat di Rumah Sakit Umum ini juga gak repot amat sih, cuma datang ke RSU terus tanya ke perwat aja kalo gak satpam pasti tau.Kalo mengurus surat tidak buta warna harus dari dokter spesialis, pertama dapat surat pengantar dari RSU kemudian pergi ke alamat dokter spesialis tersebut kemudian bakal dites seperti melihat buku berwarna terus harus mengetahui angka yang ttercantum di buku tersebut, terus melihat jarak jauh sekitar 5-7 meter.Kalo berkas yang lain sepertinya gak usah dijelasin karena mudah tinggal photocopy doang.Kalo semua berkas sudah lengkap tinggal antar ke POS, jangan lupa mencantumkan alamat pengiriman.Kalo saya waktu itu pengumuman tahap administrasinya sore hari pas saya buka ternyata lulus dan diinstruksikan untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu Tes Kebugaran.Sebelum mengikuti Tes Kebugaran semua peserta diinstruksikan untuk datang ke lokasi tes untuk mengambil kartu peserta Rekrutmen, saran saya lebih baik laminating tuh Kartu Tanda Pesertanya.

BACA JUGA :  Apa itu Jurusan Meteorologi STMKG?

Tes Kebugaran(Endurance)
Tes Kebugaran terdiri dari: lari 12 menit, push up, sit up, pull up,shuttle run.Waktu mau mengikuti ujian Kebugaran usahakan perut tidak terlalu kenyang kemudian tidak keroncongan juga karna kalo terlalu banyak makan otomatis bobot bertambah maka ketika mengikuti tes bakal berat banget.Tes Kebuugaran dimulai pukul 6 pagi disuruh kumpul di Batalion atau apa yah, pokoknya semacam itulah, kita bakal diarahkan sama bapak-bapak tenatara, pertama mengisi absen kemudian pembagian no punggung/jersey kemudian sedikit pemanasan seperti senam kemudian dilanjutkan dengan sedikit pengarahan.Tes Kebugaran yang pertama adalah lari keliling lapangan selama 12 menit, patokan lapangannya kira-kira sebesar lingkaran stadion, dan apesnya saya dapat bagian lari keliling lapangan di jam lagi terik-teriknya matahari, jadi nambah capeknya.Mekanisme lari kelling lapangannya yaitu start bersama kemudian di oinggir lapangan ada layar besar untuk timer dan ada juga bapak” tentara yang mencatat tiap putaran yang dilewati, kalo saya sih dapat 5 putaran dan katanya itu udah standar.Kemudian Push up,pull up,sit up dilakukan selama 1 menit kemudian dihitung berapa jumlah yang diperoleh, intinya jangan sampe memperoleh hasil terbawah dari semua peserta minimal di pertengahan, selama proses Tes Kebugaran tidak terlalu banyak yang gugur kira-kira 100-200 orang saja.Kebetulan dalam tahap ini pun saya lolos.Alhamdulillah.

BACA JUGA :  Rekrutmen PLN 2016

Tes Akademik
Tes Akademik kebetulan saya dari SMA dan otomatis ujian akademiknya IPA, materi ujiannya ada Fisika dan Matematika dengan rentang waktu yang diberikan sebanyak 1 jam dan jumlah soal keseluruhan 60, jadi bayangin aja ngerjain soal Fisika dan Matematika yang notabennya semuanya hitungan dalam waktu 60 menit atau 1 menit persoalnya, tapi keuntungannya adalah tidak ada nilai minus pada setiap soal yang salah, jadi waktu saya jawab semua biarpun asal-asalan, pertama saya mencoba menjawab 5-10 soal dengan benar, selebihnya saya nasib-nasiban mengingat waktunya yang sangat mepet.Saya berpikir semua peserta yang lain juga seperti itu, pasti susah mengerjakan soal Fisika dan Matematika dengan waktu yang mepet.Untungnya dalam tahap ini saya Lolos juga.

Tes Psikotes
Ini merupakan tahapan tes paling panjang baik dari materi dan waktu, kalo mau tau lebih DETAIL tentang PSIKOTES mending cari artikel di Blog ini tentang PSIKOTES lengkap beserta trik dan tipsnya.Okee tes Psikotes dimulai kira-kira pukul 9 pagi dan berkahir sekitar jam setengan 4.Tips saya ketika mau menghadapi tes Psikotes adalah TIDUR dan siapkan otak yang FIT jangan ada beban pikiran, tidak usah terlalu banyak menghapal karena nanti gak bakal ada yang masuk.Tes Psikotes itu melihat kematangan berpikir seseorang baik dari emosi dan intelejensi, jadi kalo lo kurang FIT atau kurang tidur otomatis fokus dan konsentrasi bakalan kurang.Di Psikotes yang paling penting adalah konsenstras,intelejensi,nalar dan konsistensi.Saran saya nanti kalo ketemu materi yang menyuruh menggambar usahakan gambarnya berhubungan dengan PLN.Satu lagi penilaian dari PSIKOTES adalah dari konsistensi nilai dari setiap materinya, kalo pengen tahu materinya, cari saja di web ini.
Dalam tahap ini pun saya Lulus

Tes Kesehatan
Tes Kesehatan, ini adalah tes yang paling horor menurut saya,kenapa?pertama karna prosesnya yang terasa asing dan cukup menegangkan, kenapa menegangkan?karena kita tidak tahu apa saja yang dinilai untuk pertimbangan kelulusan.Tes Kesehatan masuk PLN ini terbagi menjadi dua tahap pertama Tes Kesehatan, bagian luar tubuh atau fisik, kita(cowok) bakal disuruh telanjang di depan Dokter pemeriksa dan bakal diperiksa semua setiap jengkalnya dari atas kebawah gak ada yang kelewatan, hahah ini serius loh tapi gak usah khawatir diliatin banyak orang karna pemeriksaannya per orang/individu atau rame-rame, semua bakal diperiksa gigi,varises,tangan, dan bakal disuruh jalan lurus, jalan ditempat tutup mata pokoknya banyak deh.Tes Kesehatan keduanya adalah bagian Lab, yaitu darah lo bakal disedot sekitar dua tabung kecil buat sampel diperiksa.Terus bakal Rontgen, ada juga tes pendengaran dimana kalo kita mendengar suara kita diwajibkan menekan tombol, terus ada juga tes EKG seperti pemeriksaan jantung.Pokoknya proses seleksi kesehatan sangatla ketat,kurang lebih seperti tes kesehatan masuk TNI atau Polisi, dan Tes Kesehatan ini menggugurkan banyak peserta karena terbagi dua tahap dan bakal ada yang gugur setiap tahapnya.Dan sayangnya gue Fail di Tes Kesehatan ke dua, gue gak tau kenapa mungkin karena badan gue kurang Fit waktu tes Labnya, jadi saran gue lebih baik banyak istirahat kalo mau ikut tes Kesehatan.Oh ya satu lagi jaga makanan anda dari makanan berkolestrol dan rajin olahraga biar peredaran darah lancar.Gue mah cuma bisa nasehatin,hahahaha.

BACA JUGA :  Soal SPMB STIS (Pengetahuan Umum) Part II

Wawancara
Katanya sih gak sulit-sulit amat, yang gugur gak sampe setengah dari yang lolos.Yang penting harus sopan dan jawab dengan jujur dan masuk akal.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *